Tampilkan postingan dengan label Mengkudu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengkudu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2013

1001 Manfaat Mengkudu yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Inilah 1001 Manfaat Mengkudu yang terbukti secara ilmiah untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Manfaat Mengkudu
Mengkudu atau pace memiliki nama latin Morinda citrifolia L. dan termasuk ke dalam famili Rubiaceae. Buah mengkudu sudah sejak lama dipercaya dan terbukti mampuh menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak heran kalau nenek moyang kita menggunakan buah mengkudu sebagai obat tradisional.

Di Indonesia sendiri buah mengkudu memiliki nama yang khas di setiap daerah, seperti keumeudee (Aceh); pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); dan tibah (Bali). Selain digunakan sebagai obat, buah mengkudu juga sering dijadikan sebagai campuran rujak.

Bukan hanya buahnya saja yang bisa dijadikan obat, daun, batang dan akar dari tanaman mengkudu punya khasiat tersendiri. Mengkudu tinggi akan antioksidan dan enzim. Buah ini juga dipercaya sebagai buah pembangkit energi. Selain antioksidan, mengkudu juga kaya akan senyawa selenium, xeronine, glikosida, scopoletin, terpine, limonene, dan antrakuinon.

Berikut ini penjelasan lebih jauh mengenai manfaat buah mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah melalui berbagai riset dan penelitian:

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, diantaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menun­jukkan efek anti-bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.

Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospital, USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika, buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah menjadi normal.

Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.

Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu dan kembali normal bila mengonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker).

Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih).

Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Setahun kemudian, jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pembengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan.

Selama 7 hari mengonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit

Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree". Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit.

Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus-­tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan efek analgesiknya akan semakin kuat).

Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit.

Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Mengatasi Peradangan dan Alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome, dan alergi dengan menggunakan scopoletin.

Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Mengkudu Sebagai Anti-bakteri

Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Pacific Science (vol 1.4, tahun 1950) melaporkan bahwa Mengkudu mengandung bahan anti-bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung dan masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.

Mengkudu bersifat anti-bakteri terhadap: Bacil­lus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.

Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyebabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)

Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh scopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin.

Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak. Di dalam otak, serotonin berperan sebagai neurotransmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin.

Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.

Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama Buah Mengkudu

Riset tentang buah Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponen­-komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapeutiknya terhadap berbagai macam penyakit.

Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.

Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh."

Khasiat-Khasiat Tambahan

Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:
  1. Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  2. Sistem pernapasan: Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  3. Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  4. Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, serta masalah-masalah pada kulit lainnya.
  5. Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  6. Gangguan menstruasi: Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  7. Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  8. Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan pada hormon tiroid.
  9. Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa satu jenis tumbuhan seperti Mengkudu, dapat menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit? Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor.

Artikel berjudul "1001 Manfaat Mengkudu yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah" disunting dari (Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP) dan berbagai literasi lainnya di internet. Semoga bermanfaat.
Add to Cart More Info

Jumat, 22 November 2013

Manfaat dan Khasiat Jus Buah Mengkudu untuk Kesehatan

Buah Mengkudu
Mengkudu memiliki nama latin Morinda citrifolia dan termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Nama lainnya adalah Indian murbei, murbei pantai, buah keju, atau morinda besar. Di beberapa daerah di Indonesia buah mengkudu dikenal juga dengan sebutan, pace atau cangkudu. Sementara itu orang barat menyebut mengkudu dengan nama Noni.

Selain sebagai sumber karbohidrat dan serat, buah mengkudu juga tinggi akan vitamin A dan C, zat besi, dan niasin. Pulp dari buah ini digunakan untuk menyiapkan jus mengkudu bebas dari sumber lemak dan protein yang baik.

Manfaat Jus Mengkudu (Noni)


Secara umum, saya sudah pernah membahas mengenai khasiat mengkudu di artikel yang lalu. Berikut ini beberapa manfaat jus buah mengkudu:

Sistem Kekebalan Tubuh

Buah mengkudu memiliki keseimbangan sempurna dari vitmain, mineral, asam amino, peptida, dan enzim, yang dianggap sebagai tonik yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Antioksidan

Penelitian menunjukkan bahwa jus mengkudu dapat membantu dalam melindungi dan meregenerasi antioksidan alami dalam tubuh seperti vitamin E dan koenzim Q10 yang pada gilirannya membantu menyingkirkan radikal bebas.

Anti-inflamasi

Jus buah mengkudu juga menunjukkan aksi serupa terhadap peradangan seperti pada non-steroid anti-inflamasi.

Analgesik

Buah mengkudu dikenal sebagai obat penghilang rasa sakit dan sakit kepala. Orang dulu menggunakan daun mengkudu untuk membungkus sendi yang terkena gout menyakitkan. Noni memiliki sifat analgesik, karena 75% efektif sebagai morfin sulfat dalam mengurangi nyeri.

Melawan kuman

Senyawa-senyawa dalam buah mengkudu seperti antrakuinon, skopoletin, dan terpena membuatnya efektif melawan kuman karena memiliki sifat antibakterial, antijamur, dan antiparasit.

Anti tumor/anti kanker

Para peneliti meyakini bahwa buah mengkudu membantu mencegah efek merusak dari kanker, juga tidak beracun terhadap sel-sel sehat dalam tubuh. Noni mengandung antrakuinon yang dapat mendetoksifikasi dan menghilangkan karsinogen sebelum menyebabkan kerusakan pada DNA.

Menstabilkan tekanan darah

Mengkudu efektid dalam menstabilkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Cara Membuat Jus Mengkudu


Berikut ini beberapa resep yang memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat.

Obat Hipertensi

Cara pengobatan: 2 buah mengkudu dibuang bijinya, lalu diparut. Sebauh mentimun diparut dan diperas. Tuangkan air mentimun ke ramuan mengkudu, beri gula aren dan 2 gelas air panas. Saring. Ramuan ini diminum untuk 3x sehari.

Cacing gelang

Cara pengobatan: 2 buah mengkudu masak dicuci, lalu dipartu. Beri sesendok makan garam. Peras dengan kain. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.

Melancarkan air seni

Cara pengobatan: Sama dengan resep untuk cacing gelang.

Mengobati Batuk

Cara pengobatan: 2 buah mengkudu masak dicuci, diparut, lalu diperas. Beri gula batu secukupnya dan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini 3x sehari.

Mengobati Diabetes

Cara pengobatan: Beberapa helai daun mengkudu dicuci, lalu direbus sampai matang. Daun ini dimakan sebagai lalap.

Radang usus

Cara pengobatan: 2 buah mengkudu matang dicuci, lalu dilumatkan. Peras, beri madu secukupnya. Minum ramuan ini 2x sehari.

Diare pada anak

Cara pengobatan: 2 helai daun mengkudu dicuci, lalu diolesi minyak goreng, dan garang di atas api sampai layu. Tempelkan sehelai di perut, sehelai di punggung. Bebat dengan gurita.

Kulit bersisik

Cara pengobatan: 1 buah mengkudu matang diremas-remas, lalu digosokkan pada kulit yang bersisik. Diamkan selama 15 menit, kemudian cuci dengan air hangat.

Hepatitis

Cara pengobatan: 2 buah mengkudu masak diparut, lalu diperas. Campur dengan gula batu secukupnya. Minum ramuan ini 2x sehari.

Eksem

Cara pengobatan: Cuci 1 buah mengkudu, sedikit kulit pohon mengkudu, akar mengkudu, lalu rebus bersama. Setelah dingin, gunakan untuk mencuci eksem.

Ketombe

Cara pengobatan: 2 atau 3 buah mengkudu matang dilumatkan dan diberi sedikit air. Peras. Airnya dipakai untuk keramas. Biarkan selama kira-kira 5 menit. Bilas dengan air bersih. Boleh memakai sampo untuk menghilangkan baunya.

Obat Encok, pegal linu

Cuci 5 helai daun mengkudu yang agak besar, lalu olesi dengan minyak kelapa. Garang di atas api sampai layu. Panas-panas tempelkan ke bagian yang sakit.

Masuk angin

Rebus 1 buah mengkudu, sepotong rimpang lengkuas dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.

Radang tenggorokan dan amandel

Beberapa helai daun mengkudu dicuci, lalu direbus sampai matang. Daun ini dimakan sebagai lalap. Namun, setiap setengah jam sekali berkumurlah dengan air rebusan tersebut.

Catatan Penting!
  1. Berbeda dengan sari buah lain, sari buah mengkudu diminum cukup dua sendok makan. Waktunya yang tepat ialah sebelum makan pagi dan sebelum makan malam. Jadi, perut masih kosong. Jus harus diminum sesegar mungkin, tanpa proses pemanasan atau perebusan, agar enzim alami di dalamnya tidak rusak. Selama berobat dengan jus buah mengkudu, kita harus menghindari minuman beralkohol dan kopi.
  2. Sementara, pemakaian jus ini dilarang bagi para penderita kelainan fungsi jantung, sebab efek sampingannya ialah denyut jantung yang meningkat.
Add to Cart More Info