Tampilkan postingan dengan label Manfaat Sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Sayuran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Januari 2014

Kandungan Gizi Tauge (Kecambah) dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Tauge atau kecambah
Tauge (taoge atau toge) merupakan kecambah yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang hijau dan kacang kedelai. Namun yang terjadi di masyarakat, ketika seseorang mengatakan Taoge biasanya merujuk pada kecambah dari kacang hijau. Sedangkan kata kecambah berarti merujuk pada kecambah dari biji kacang kedelai. Bentuk kecambah diperoleh setelah biji diproses selama beberapa hari. Proses tersebut dinamakan sebagai perkecambahan.

Tauge biasanya dimanfaatkan sebagai campuran masakan seperti tumis. Misalnya tumis tahu, tempe atau udang sering dicampur dengan tauge.

Kandungan Gizi Tauge (Kecambah)


Bila dibandingkan dengan bijinya, kecambah atau taoge lebih bergizi. Protein taoge lebih tinggi dibandingkan dengan protein biji aslinya. Hal itu terjadi karena selama proses menjadi kecambah terjadi pembentukan asam-asam amino esensial yang merupakan penyusun protein.

Proses berkecambah (germinasi) meningkatkan daya cerna karena berkecambah merupakan proses katabolis yang menyediakan zat gizi penting untuk pertumbuhan tanaman.

Kandungan gizi yang terdapat pada taoge adalah vitamin A, B kompleks, C, E, serta mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serat, folat, asam amino, dan protein.

Kandungan gizi dalam 100 gram taoge:
Bagi penderita asam urat, sebaiknya berhati-hati mengonsumsi taoge karena berasal dari kacang-kacangan yang dapat menaikkan kadar asam urat.

Manfaat Tauge Bagi Kesehatan


Karena kandungan nutrisi dan vitaminnya yang cukup banyak, taoge sangat bermanfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. Berikut ini beberapa manfaat tauge bagi kesehatan:

Mencegah kanker
Karena banyak mengandung serat dan air, taoge membantu pengeluaran kotoran dalam usus besar sehingga tidak memberi kesempatan karsinogen (zat-zat penyebab kanker) menempati di dinding usus yang menyebabkan kanker usus besar. Penelitian di AS menunjukkan, pria yang banyak makan bahan makanan yang mengandung coumestrol yang terdapat pada taoge, jarang terkena kanker prostat.

Mencegah serangan jantung
Saponin pada taoge dapat menurunkan kadar kolesterol "jahat" LDL tanpa mengganggu kandungan HDL, si kolesterol "baik". Dengan demikian, risiko terkena serangan jantungnya turun.

Menguatkan tulang
Kandungan coumestrol yang merupakan estrogen alami berfungsi sama dengan esterogen sintetis tapi lebih baik karena tidak memiliki efek samping. Estrogen dalam taoge dapat meningkatkan kepadatan tulang, susunan tulang, dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis).

Meningkatkan kekebalan tubuh
Taoge kaya zat antioksidan yang membentengi tubuh dari radikal bebas perusak sel DNA. Demikian juga kandungan saponinnya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Meningkatkan kesuburan
Vitamin E yang banyak terkandung pada taoge dapat membantu meningkatkan kesuburan pada kaum perempuan, membantu mencegah kanker payudara, gejala PMS, pramenopause, dan gangguan akibat menopause. Sebagai sumber antioksidan, taoge juga mampu memperlambat proses penuaan dini.

Kecantikan kulit
Taoge baik untuk kecantikan, tentu saja karena kandungan vitamin E-nya. Vitamin ini berfungsi membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan vlek-vlek hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut, dan melangsingkan tubuh.

Melancarkan pencernaan
Karena sifatnya yang basa, taoge sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan.

Manfaat lainnya
Taoge juga bisa dipakai sebagai penurun demam, antihipertensi, meningkatkan energi serta penawar racun.
Add to Cart More Info

Kandungan Gizi dan Manfaat Kangkung

Khasiat Kangkung
Kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia. Namun, sayuran yang sering dijadikan tumis ini ternyata berasal dari India. Berdasarkan tempat tumbuhnya, kangkung dibagi menjadi dua jenis, yaitu kangung air (lpomoea aquatica sp.) dan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Perbedaannya terdapat pada batang dan bentuk daun. Kangkung air memiliki batang yang merambat seperti ubi jalar dengan daun yang pendek dan tumpul. Sedangkan kangkung darat memiliki batang tegak dengan ujung daun agak memanjang dan runcing.

Meski sekarang telah banyak dibudidayakan, terutama untuk jenis kangkung darat, namun pada dasarnya kangkung merupakan tanaman liar. Menyukai tempat berair, daratan kering ataupun berlumpur, dengan mendapat kecukupan sinar matahari.

Sayuran ini lazimnya ditumis begitu saja, atau dibuat menu yang kini cukup terkenal: kangkung hotplate. Setelah dicuci bersih, kangkung ditaruh begitu saja di hotplate (piringan besi panas) yang sudah diberi saus sapi atau saus seafood panas. Dalam sekejap, kangkung pun masak. Rasanya, hmmm sedap! Selain itu, ada juga yang memanfaatkan kangkung sebagai lalapan untuk teman makan sambal.

Kandungan Gizi Kangkung


Kandungan vitamin A pada kangkung sangat tinggi, mencapai 6.300 IU. Bersifat antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas penyebab kanker dan penuaan dini.

Selain itu, kangkung juga tinggi kadar seratnya dan mengandung fosfor, zat besi, hentriakontan, dan sitosterol. Berkat kandungan yang dimiliki, kangkung berpotensi juga sebagai antiracun, antiradang, penenang (sedatif) dan diuretik.

Kandungan gizi dalam 100 gram kangkung:
Karena kangkung sering ditanam di tepian sungai dan parit, hendaknya dicuci bersih sebelum digunakan. Bila tidak langsung dimasak, taruhlah kangkung dalam wadah tertutup lalu simpan di lemari pendingin agar semua vitamin dan zat gizinya bisa tetap dipertahankan.

Manfaat Kangkung untuk Kesehatan


Mengatasi Sembelit

Saat memasak, ambil daun dan batangnya yang masih muda dan mengandung serat kasar tinggi. Bisa untuk mengatasi sembelit alias susah buang air besar.

Mengatasi Insomnia

Menurut pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, berbekal kandungan vitamin seperti A, B, dan C, plus mineral seperti kalsium, fosfor, seng, magnesium, karoten, dan zat besi, kangkung mempunyai efek menenangkan susunan saraf sehingga pengasupnya merasa santai dan enak tidur. Bisa digunakan untuk mengatasi insomnia.

Kesehatan Ginjal

Dengan sifatnya yang diuretik, kangkung melancarkan buang air kecil sehingga baik bagi kesehatan ginjal.

Mencegah Anemia

Kandungan zat besi yang cukup tinggi dalam kangkung membuatnya sangat baik jika dikonsumsi oleh orang yang mengalami anemia. Seperti yang kita tahu, zat besi merupakan mineral penting untuk pembentukan sel darah merah.

Nah, itulah penjelasan mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kangkung bagi kesehatan. Jadi, bagi anda yang mengalami susah tidur atau susah buang air besar, silahkan konsumsi kangkung. bisa dijadikan sebagai lalapan ataupun ditumis.
Add to Cart More Info

Sabtu, 04 Januari 2014

Kandungan dan Manfaat Jagung untuk Kesehatan

Khasiat Jagung
Jagung yang memiliki nama Latin Zea mays L. termasuk ke dalam famili Poaceae dan berasal dari Amerika Latin. Jagung merupakan salah satu bahan pangan pokok selain padi dan gandum. Banyak sekali makanan olahan yang berasal dari jagung, baik itu makanan olahan maupun yang tradisional. Contohnya adalah pop-corn, jagung bakar, nasi jagung, dsb.

Bahkan, belakangan ini ekstrak jagung dimanfaatkan sebagai bahan pemanis alami pengganti gula. Pemanis dari jagung ini dinilai lebih baik karena rendah kalori sehingga bagus untuk penderita diabetes.

Kandungan Nutrisi Jagung


Tak hanya kaya serat, jagung juga sumber karbohidrat kompleks, dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Kandungan nutrisi dalam 100gram jagung:

Untuk mendapatkan kandungan serat dari jagung, Anda harus mengkonsumsi jagung utuh, bukan jagung olahan.

Manfaat Jagung untuk Kesehatan


Karena kandungan nutrisinya yang cukup lengkap, jagung sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini kita bahas beberapa khasiat jagung diantaranya:

Kesehatan Mata
Senyawa lutein dan zeaxanthin merupakan bagian dari senyawa karotenoid yang membentuk pigmen kuning di retina dan menyerap sinar biru, sinar berbahaya dari matahari, penyebab katarak dan makula degeneratif. Baca artikel: Cara Menjaga Kesehatan Mata

Menurunkan Berat Badan
Serat kasar pada jagung memberi rasa kenyang yang lebih lama sehingga cocok untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Serat kasar ini juga dapat mencegah sembelit yang kerap terjadi pada orang gemuk. Baca artikel Cara Menurunkan Berat Badan.

Melancarkan ASI
Jagung kaya kalium yang bersifat diuretik (melancarkan air seni) sehingga dapat mengatasi iritasi saluran kemih, menurunkan kadar asam urat, dan mencegah batu ginjal.

Mencegah Kanker
Dari penelitian yang dilakukan Louisiana State University, mereka yang rajin makan jagung terbukti jarang terkena kanker usus besar, payudara, dan prostat. Besar kemungkinan kandungan betakaroten dan serat yang tinggi. Jagung juga mengandung protease inhibitor (saat diteliti pada hewan ternyata dapat mencegah pembentukan sel kanker).

Kesehatan Gigi
Penelitian yang dilakukan di 47 negara yang penduduknya rajin mengonsumsi pati jagung, gigi mereka ternyata jarang berlubang.

Mencegah Penyakit Jantung
Penelitian di Illionis State University menunjukkan, pria yang menjalani diet rendah lemak, dan makanannya ditambah 20 g jagung setiap hari selama 6 minggu, kadar trigliserida (salah satu jenis lemak penyebab penyakit jantung) turun hingga 13%.

Mencegah Diabetes
Jagung yang memiliki indeks glikemik yang rendah tidak serta merta menaikkan kadar gula darah sehingga baik diasup oleh penderita diabetes mellitus.

Manfaat Lainnya
Sementara penelitian di University of Southern California menunjukkan, mereka yang tinggi kadar lutein dalam darah dapat mencegah penambahan plak di arteri jantung. Serat larutnya berkhasiat menurunkan kolesterol. Kandungan asam folatnya menurunkan kadar homosistein (kadar homosistein yang tinggi dapat mengakibatkan serangan jantung).

Oke, itu dia penjelasan mengenai kandungan nutrisi serta khasiat dan manfaat jagung bagi kesehatan. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.
Add to Cart More Info

Selasa, 03 Desember 2013

Manfaat Pare Untuk Kesehatan dan Kandungannya

Buah pare merupakan buah yang rasanya pahit dengan bentuk seperti oyong namun kulitnya tidak keras dan penuh dengan bentol-bentol. Meskipun rasanya sangat pahit, namun pare tetap memiliki penggemar. Memang tidak banyak yang menyukai pare sebagai makanan favorit, tapi bagi para penggemarnya rasa pare yang pahit justru malah bikin kangen. Dan saya merupakan salah satu fans berat pare. Hehehe...

Buah pare biasa dimasak dengan cara ditumis, dijadikan lalapan atau sebagai bahan untuk gado-gado. Bahkan baru-baru ini saya menemukan pare dalam jajanan bakso tahu di daerah Bandung. Dibalik rasanya yang pahit, pare yang mempunyai nama latin momordica charantia ini ternyata mengandung banyak manfaat untuk kesehatan.

Kandungan & Manfaat Buah Pare


Berikut ini beberapa kandungan dari buah pare dengan takaran per 100 gram:
Energi: 29 kal
Protein: 1,1 g
Lemak: 0,3 g
Karbohidrat: 6,6 g
Serat: 1,5 g
Kalsium: 45 mg
Fosfor: 64 mg
Zat Besi: 1,4 mg
Vitamin A: 180 IU
Vitamin B1: 0,08 mg
Vitamin C: 52 mg
Air: 91,2 g
Sudah sejak lama daun dan buah pare bermanfaat bagi kesehatan. Besar kemungkinan, berkat kandugnan fitokimianya seperti saponin, flavonoid, polifenol, glikosida cucurbitacin, momordicin, asam trichosanat, dan charatin. Selain itu, pare mengandung serat, vitamin A, C, kalsium, fosfor, dan zat besi.

Kandungan dalam buah pare terutama banyak dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan, melancarkan pencernaan dan menurunkan kadar gula darah. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat manfaat buah pare di bawah ini:

Manfaat Buah Pare
Menambah Nafsu Makan
Kandungan asam trichosanat dan momordicin berkhasiat meningkatkan fungsi pencernaan di lambung sehingga pengasupnya bisa makan lahap. Lihat juga cara menambah nafsu makan.

Mencegah Kehamilan
Penelitian Oentoeng Soeradi dan Asmarinah (1994) dari Universitas Indonesia pada hewan coba menunjukkan, hewan yang diberi pare spermatozoid-nya mati terbunuh. Atas dasar inilah, orang beranggapan pare yang rasanya pahit ini bisa mencegah kehamilan.

Mengatasi Diabetes
Para dokter di India sudah lama menggunakan pare untuk mengatasi diabetes mellitus karena memiliki sifat hipoglikemik yang kuat. Kemampuan ini dibuktikan Suwijiyo dari Pusat Penelitian Obat Tradisional Universitas Gajah Mada. Ketika ekstrak buah ini diberikan pada penderita diabetes selama 2 minggu, hasilnya kadar glukosa darah mereka turun secara signifikan. Diperkirakan karena senyawa sulfonylurea yang biasanya ada pada obat diabetes. Juga karena sterol glikosidanya.

Membantu Penderita HIV-AIDS
Pare pun disebut-sebut bisa dipakai membantu melawan AIDS. Penelitian di AS menemukan senyawa sejenis protein alpha-momocharin atau MAP 30 yang dapat menghambat pembiakan HIV penyebab AIDS. Penelitian ini diterapkan pada pasien AIDS. Mereka diberi ekstrak pare selama 3 bulan tingkat kekebalan tubuhnya meningkat.

Manfaatnya Lainnya
Pare yang sudah digunakan sejak zaman nenek moyang kita, dipercaya dapat menurunkan demam, mengatasi gangguan liver, dan sebagai obat cacing.

Perhatian!!
Pare sebaiknya tidak diberikan pada anak karena dapat menurunkan kadar gula mereka. Mereka yang cenderung kadar gula darahnya rendah juga dilarang mengonsumsinya. Begitu juga para ibu hamil dikhawatirkan akan mengalami keguguran.
Add to Cart More Info

Minggu, 11 Agustus 2013

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Panjang

Kacang Panjang
Kacang panjang merupakan sayuran yang sangat sering kita temui dalam masakan sehari-hari. Baik itu masakan rumah ataupun masakan restoran. Ada yang memasaknya dengan cara ditumis, ada juga yang menjadikannya sebagai lalapan mentah.

Namun meskipun kacang panjang begitu populer sebagai makanan, saya yakin tidak semua orang mengetahui kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat dalam sayuran ini. Padahal, kacang panjang memiliki kandungan vitamin dan mineral cukup tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Nah, untuk menambah pengetahuan Anda tentang kesehatan, berikut ini kami sajikan ulasan mengenai kandungan nutrisi kacang panjang serta manfaatnya bagi kesehatan. Cekidot..!

Kandungan Nutrisi Kacang Panjang


Kacang panjang mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh Anda, di antaranya:

Sumber Protein

Dengan kandungan protein sebesar 8,3 gram dalam tiap 100 gram kacang panjang rebus, maka kacang panjang menjadi salah satu sumber protein nabati yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh kita setiap harinya.

Vitamin B Kompleks

Dalam tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 146 mcg folat (37% kebutuhan); 0,2 mg thiamin (14% kebutuhan); 0,1 mg vitamin B6 (5% kebutuhan); 0,1 mg riboflavin (4% kebutuhan); 0,4 mg asam pantotenat (4% kebutuhan); dan 0,6 mg niacin (3% kebutuhan). Berbagai vitamin B kompleks yang terkandung dalam kacang panjang tersebut merupakan nutrisi penting bagi tubuh kita.

Secara umum vitamin B kompleks memiliki fungsi penting dalam produksi energi dan fungsi saraf dalam tubuh kita, sehingga kekurangan vitamin B biasanya ditandai dengan kelelahan dan kurangnya tenaga.

Mengandung Serat Tinggi

Kacang panjang adalah sayuran yang kaya serat. Dalam tiap 100 gram kacang panjang rebus, terdapat kandungan serat mencapai 4 gram atau memenuhi 15% kebutuhan serat harian kita. Serat dalam kacang panjang tersedia dalam bentuk pektin, yang merupakan serat larut, sehingga sangat baik untuk membantu menjaga kadar gula darah dalam level normal, juga untuk metabolisme lemak yang normal.

Kandungan Mineral Kacang Panjang


Kacang panjang juga kaya akan berbagai mineral, antara lain:

Kalsium

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 42 mg kalsium (4% kebutuhan). Kalsium adalah mineral penting bagi pembentukan tulang dan gigi yang sehat dan kuat, juga untuk fungsi saraf dan otot yang optimal.

Zat Besi

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 2,6 mg zat besi (15% kebutuhan). Zat besi adalah komponen penting bagi pembentukan enzim untuk berbagai reaksi kimia dalam tubuh, serta pembentukan komponen utama dari sel darah merah dan sel-sel otot.

Magnesium

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 98 mg magnesium (25% kebutuhan), di mana mineral ini sangat penting bagi kesehatan tulang dan gigi, fungsi saraf dan otot, serta aktivitas enzim dalam tubuh.

Mangan

Tiap 100 gram kacang panjang rebus juga mengandung 0,5 mg mangan (24% kebutuhan). Mangan penting bagi aktivitas enzim, serta untuk metabolisme karbohidrat dan kesehatan sendi.

Fosfor

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 181 mg fosfor (18% kebutuhan), yang juga penting untuk produksi energi, serta pembentukan tulang dan gigi.

Tembaga

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 0,2 mg tembaga (11% kebutuhan). Tembaga penting bagi kesehatan kulit, juga meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres dan penyakit.

Kalium

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 315 mg potassium (9% kebutuhan), yang penting bagi fungsi saraf dan otot kita.

Zinc

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 1,1 mg zinc atau seng (7% kebutuhan). Zinc merupakan komponen enzim yang berperan dalam pembentukan sel darah merah dan tulang.

Selenium

Tiap 100 gram kacang panjang rebus mengandung 2,8 mcg selenium (4% kebutuhan), di mana selenium adalah mineral penting untuk sintesa enzim, juga berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dalam tubuh kita.

Nah, itu dia beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam kacang panjang. Bagi Anda yang suka mengkonsumsi kacang panjang baik dalam bentuk tumis maupun lalapan, teruskan tren positif tersebut.
Add to Cart More Info

Selasa, 16 Juli 2013

Kandungan dan Manfaat Wortel untuk Kesehatan

Manfaat Wortel untuk Kesehatan
Wortel merupakan sayuran yang dikenal karena kandungan vitamin A yang tinggi. Memiliki nama ilmiah Daucus carota, wortel masih bersaudara dengan Seledri dan tanaman Adas. Sayuran berwarna jingga ini biasa dikonsumsi dalam keadaan mentah ataupun dimasak terlebih dahulu. Makanan yang seringkali terdapat wortel di dalamnya adalah acar, salad, sup dan lumpia.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa wortel memiliki kandungan nutrisi yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan.

Kandungan dan Manfaat Wortel

Wortel yang kaya betakaroten serta vitmain C yang cukup tinggi membuatnya memiliki sifat antioksidan tinggi. Wortel juga mengandung asam folat, kalsium, mangan, fosfor, kromium, zat besi, seng, serta tentu saja serat.

Kandungan gizi dalam 100 gram wortel

Kesehatan Mata

Wortel kaya betakaroten (vitamin A), zat gizi penting yang diperlukan oleh mata. Senyawa ini memang tidak dapat menyembuhkan kebutaan, namun dapat memperbaiki kondisi mata akibat kekurangan vitamin A. Sifatnya yang antioksidan dapat mencegah katarak dan degenerasi makula yang kerap menimpa para lansia.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Penelitian oleh Robertson dkk menunjukkan mereka yang makan 200 g wortel mentah setiap hari selama 3 minggu, kolesterolnya turun sebanyak 11%. Begitu juga penelitian yang dilakukan di Harvard University, AS. Mereka yang makan wortel 5 x seminggu, menurunkan risiko stroke hingga 68%. Sedangkan dari penelitian di Universitas Brussels diketahui vitamin A yang terkandung di dalam wortel dapat mencegah cacat dan kematian akibat stroke.

Diperkirakan penurunan kadar kolesterol ini berkat kandungan calcium pectate, jenis serat larut.

Anti Kanker

Penelitian yang dilakukan Marilyn Menkes, Ph.D di State University New York menunjukkan orang yang tubuhnya rendah kadar betakarotennya berisiko terkena kanker paru-paru. Karenanya, beliau menganjurkan agar para perokok mengonsumsi wortel dan bahan makanan lainnya yang tinggi karoten untuk mencegah kanker paru. Ternyata, selain kaknker paru, betakaroten serta senyawa lainnya yang juga bersifat antioksidan pada wortel dapat mencegah kanker mulut, tenggorok, lambung, usus, saluran kemih, pankreas, dan payudara.

Untuk mendapat manfaat wortel sebagai antikanker, wortel perlu dimasak agar senyawa karotennya lepas. Dengan dimasak, kadar karotennya naik 2 - 5 kali lipat.

Mengatasi Sembelit

Serat yang terkandung pada wortel menaikkan volume feses hingga 25% sehingga urusan ke belakang menjadi lancar.

Menyehatkan Kulit

Mereka yang rajin makan wortel, kulitnya yang semula kering dan mengeras secara perlahan akan tampak sehat dan cemerlang.

Daya Tahan Tubuh

Kandungan dalam wortel juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat penyembuhan luka dan peradangan yang disebabkan oleh virus.

Melancarkan ASI

Kalsium yang terkandung pada wortel akan meningkatkan ASI, menguatkan tulang dan gigi.

Wortel yang akan disimpan hendaknya ditaruh di kantung plastik berpori dan ditaruh di lemari pendingin. Namun, wortel hendaknya jangan disimpan terlalu lama karena akan menimbulkan rasa pahit akibat terjadi perubahan senyawa fenol menjadi isokumarin.

Add to Cart More Info

Manfaat, Kandungan dan Khasiat Daun Selada

Khasiat Daun Selada
Selada memiliki nama latin lactuca sativa dan termasuk ke dalam keluarga Asteraceae. Selama ini, selada dimanfaatkan sebagai sayuran daun untuk salad dan disebut-sebut sebagai rajanya salad karena teksturnya yang sangat halus. Daun selada dikonsumsi secara mentah dan dapat ditemukan dalam salad atau hamburger. Penulis sendiri lebih senang mengkonsumsi selada sebagai lalapan teman makan sambal.

Selada memiliki beberapa jenis varian, namun yang dikenal secara luas hanya 5 jenis saja. Mereka adalah butterhead (Boston), selada cina, crisphead (Iceberg), looseleaf, Romaine, dan Summer Crisp (Batavia).

Kandungan Nutrisi Daun Selada


Selada merupakan sumber yang baik bagi klorofil dan vitamin K. Kaya garam mineral dengan unsur-unsur alkali sangat mendominasi. Hal ini yang membantu menjaga darah tetap bersih, pikiran dan tubuh dalam keadaan sehat.

Selada berdaun kaya akan lutein dan beta-karoten. Juga memasok vitamin C dan K, kalsium, serat, folat, dan zat besi. Vitamin K berfungsi membantu pembekuan darah. Nutrisi lainnya adalah vitamin A dan B6, asam folat likopen, kalium, dan zeaxanthin. Selada mengandung alkaloid yang bertanggung jawab untuk efek terapeutik.

Meskipun semua varietas selada memiliki kalori rendah, namun memiliki kandungan gizi yang berbeda. Selada sebagai sumber baik kolin. Selada Romain yang paling padat nutrisi dari semua varietas dan merupakan sumber vitamin A, B1, B2 dan C, asam folat, mangan dan kromium. Selada merah mendapat warna merah dari pigmen yang disebut antosianin. Pigmen ini berfungsi sebagai antioksidan, menghilangkan radikal bebas yang merusak sel. Beberapa peneliti menemukan berbagai selada merah mengandung flavonoid, yang merupakan antioksidan kuat.

Manfaat dan Khasiat Daun Selada


Di balik predikatnya sebagai tanaman salad, selada ternyata mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat selada seperti dikutip dari laman Lifemojo:

Menjaga berat badan

Selada sangat baik untuk pelaku diet karena sangat rendah kalori, rata-rata hanya 1- - 50 per porsi. Selada juga kaya air, memungkinkan tubuh untuk terhidrasi. Selada juga mengandung serat, yang membantu pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama.

Membantu penderita sembelit

Selada mengandung serat makanan yang dapta membantu usus bergerak lebih mudah sehingga membantu pencernaan. Selada juga terbukti mengobati gangguan asam lambung, arthritis, katarak, masalah peredaran darah, dan kolitis.

Membantu dalam pemulihan jaringan

Selada tinggi akan kandungan magnesium. Elemen ini memiliki peran penting dalam pemulihan jaringan, saraf, otak, dan otot. Juga berkontribusi memperpendek waktu pemulihan. Makan selada bisa mempercepat bangkitnya kembali otot-otot lelah, jaringan, dan saraf.

Menenangkan gairah s3ksual

Para peneliti di Universitas California menunjukkan serangkaian percobaan yang hasilnya selada memiliki efek menenangkan pada gairah s3ksual, yang berpengaruh kuat pada peningkatan tingkat kesuburan. Meskipun temuan ini tampak kontroversial, selada sering disarankan untuk membantu pria yang menderita ejakulasi dini.

Menyediakan nutrisi selama kehamilan dan menyusui

Asam folat dalam selada membantu mencegah anemia megaloblastik selama kehamilan. Ini ditunjukkan dalam serangkaian percobaan pada ibu yang rajin mengonsumsi selada bebas dari anemia gizi. Makan selada juga memiliki pengaruh besar atas sekresi hormon progesteron. Makan selada dengan bayam, asparagus, kacang polong, dan kembang kol meningkatkan asam folat atau vitamin B dari menu makanan. Sekitar 300 – 500 mcg vitamin ini diperlukan selama trimester terakhir kehamilan. Kekurangan vitamin ini menyebabkan anemia megaloblastik.

Melawan penyakit

Selada mengandung beta-karoten yang merupakan pejuang melawan penyakit. Penyakit tertentu seperti katarak, stroke, penyakit jantung, dan kanker dapat dilawan dengan makan selada.

Mencegah kanker

Menurut American Cancer Institute dan American Cancer Society, makanan yang kaya vitamin A dan C dapat membantu mencegah kanker tertentu. Selada mengandung kedua vitamin tersebut.

Meredakan sakit kepala

Jus daun selada bila dicampur dengan minyak mawar, lalu ditempelkan pada dahi, dapat membantu meredakan sakit kepala sehingga dapat menjamin tidur nyenyak.

Mencegah cacat lahir

Selada kaya akan asam folat, yang dikenal membantu mencegah cacat lahir pada tahap awal kehamilan. Juga mencegah anemia.

Melawan insomnia

Mengonsumsi selada membantu melawan insomnia karena mengandung zat yang menginduksi tidur yang disebut lactucarium. Ini adalah zat candu ringan yang ada pada hampir semua jenis selada.

Meningkatkan kesehatan hati

Selada juga diyakini berkontribusi terhadap kesehatan hati.

Merawat rambut rontok

Campuran jus selada dan jus bayam dikatakan baik bagi mereka yang terganggu oleh masalah rambut rontok.

Selama ini selada memang hanya dijadikan pelengkap bahkan penghias makanan. Tapi melihat kandungan nutrisi dan manfaatnya yang begitu besar bagi kesehatan, rasanya wajar jika mulai melirik selada sebagai menu utama dalam makanan sehari-hari.
Add to Cart More Info

5 Jenis Sayuran Terbaik untuk Kesehatan

Brokoli
Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sangat penting bagi kesehatan tubuh. Karena di dalam sayuran terdapat nutrisi yang tidak bisa didapatkan dari sumber makanan lain seperti daging dan ikan.

Namun tentu saja tidak semua jenis sayuran memiliki nutrisi tinggi. Karena itu berikut ini kami pilihkan untuk anda, lima jenis sayuran terbaik yang mengandung nutrisi tinggi.

Brokoli

Brokoli dianggap sebagai makanan ajaib karena kemampuannya mencegah kanker. Sayuran ini dianjurkan bagi mereka yang menderita masalah jantung dan stroke. Brokoli mengandung zat besi, yang sangat ideal dikonsumsi penderita anemia. Memasaknya cukup direbus atau dikukus saja sehingga nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang.

Kubis

Dimakan secara mentah atau dimasak, kubis ternyata memiliki banyak manfaat. Kubis yang kaya akan vitamin A, berguna untuk kesehatan kulit dan mata. Fitonutrisi pada sayuran ini membantu tubuh melawan radikal bebas. Kubis juga membantu kesehatan paru-paru, perut, dan kanker prostat. Yodium pada kubis bagus untuk mereka yang ingin memperkuat otot.

Kecambah

Taburkan pada salad atau dimakan sebagai camilan, ini termasuk cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dari kecambah ini. Sayuran ini kaya vitamin C dan beberapa dosis kecambah segar bisa memberikan tiga perempat kebutuhan harian vitamin C. Selain itu, kecambah juga mengandung vitamin A, B, dan E, juga kalsium, zat besi, dan kalium.

Bayam

Ini dia sayuran favorit Popeye yang harus kita konsumsi juga. Bayam mengandung karotenoid yang membantu mencegah kanker. Juga mengandung vitamin C dan A yang membantu penglihatan dan membuat kulit bersinar. Tingginya kadar kalium pada bayam membuatnya berguna bagi penderita tekanan darah tinggi. Bayam juga membuat otot kuat dan membantu memulihkan penderita anemia.

Selada

Tergantung pada varietasnya, nutrisi yang dikandung selada memang bervariasi. Romaine lettuce disebut-sebut sebagai selada yang paling bagus karena mengandung vitamin A, B, C, asam folat, mangan, dan kromium. Selada juga mengandung zat besi yang membantu pembentukan darah. Juga mengandung magnesium, yang penting bagi otak dan saraf.
Add to Cart More Info