Tampilkan postingan dengan label Haid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haid. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Oktober 2013

Jamu Tradisional Obat Terlambat Datang Bulan (Telat Haid)

Terlambat Datang Bulan
Terlambat haid atau lebih dikenal dengan sebutan terlambat bulan dapat menyebabkan kecemasan tersendiri bagi para wanita. Ada yang cemas karena takut hamil padahal belum merencanakan kehamilan, takut ada yang salah dengan kesehatan rahimnya, dan kecemasan lainnya.

Biasanya, wanita mengalami siklus haid antara 10 sampai 13 kali dalam setahun. Lalu apa yang menyebabkan terlambat datang bulan? Apa penyebab menstruasi tidak lancar dan tidak teratur? Ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya, seperti kurang tidur, terlalu capek, menopause, kesuburan yang tertunda, depresi, stres, pengaruh obat atau kecemasan berlebih. Selain itu, penyakit seperti kista dan kanker serviks juga dapat menyebabkan haid tidak lancar.

Nah, jika kemarin saya berbagi tips bagaimana cara mengobati nyeri haid dengan bahan-bahan alami, kali ini giliran ramuan tradisional untuk obat terlambat bulan dan menstruasi yang tidak teratur.

Jamu Terlambat Datang Bulan


Alam memang selalu menyediakan yang terbaik bagi manusia. Urusan terlambat haid, ada beberapa bahan alami yang bisa kita gunakan sebagai jamu. Berikut ini bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahan:
  • 15 gram rimpang kunyit
  • 15 gram daun srigading
  • 10 gram biji pala
  • 10 gram kapulaga
  • 5 gram ketumbar
  • 5 gram jinten hitam
  • 5 gram cengkeh
  • 3 gelas air

Cara pembuatan:
Rimpang kunyit dan daun srigading dicuci bersih. Semua bahan dipotong-potong seperlunya saja, kemudian direbus dalam 3 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring kemudian diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini secara rutih satu kali sehari selama satu minggu.

Obat Tradisional untuk Terlambat Haid


Selain dengan jamu diatas, menstruasi yang tidak teratur bisa diatasi dengan ramuan tradisional di bawah ini:

Daun Iler

Bahan: 6 lembar daun iler dan 2 gelas air
Cara pengobatan: Daun iler dicuci hingga bersih, kemudian direbus dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin airnya disaring dan diminum sekaligus.

Daun Alpukat

Selain buahnya enk dimakan atau dibuat jus, ternyata daun alpukat juga berkhasiat untuk mengatasi haid tidak teratur. Caranya, ambil 6 lembar daun alpukat, kemudian direbus dalam segelas air hingga mendidih. Setelah dingin, airnya diminum sekaligus.

Atau bisa juga menggunakan daun alpukat kering. Pertama-tama daun alpukat kering diiris-iris dan diseduh dengan segelas air panas. Tambahkan satu sendok makan gula aren, aduk rata dan minum airnya sekaligus selagi masih hangat.

Jus Pare

Walaupun rasanya pahit, namun buah hijau yang satu ini kaya manfaat. Salah satunya mengatasi menstruasi yang tidak teratur. Minum jus pare secara teratur bisa membuat haid lancar. Selain dibuat jus, mengkonsumsi sayur pare juga sama khasiatnya untuk melancarkan haid.

Buah Pepaya

Selain manis dan menyegarkan, buah pepaya juga dapat membantu melancarkan haid yang tidak teratur. Cukup makan 250 gram pepaya di pagi hari atau sebelum tidur. Dan dilakukan hingga si haid datang.

Jus Buah Ara

Selain ampuh digunakan sebagai obat keputihan, jus buah ara juga dipercaya dapat mengatasi siklus menstruasi tak teratur. Buah ara sering disebut juga sebagai buah Tin, walaupun menurut IFG, keduanya merupakan buah yang berbeda namun masih berkerabat.

Nah, jika Anda punya masalah dengan haid yang tidak teratur atau serig terlambat datang bulan, bisa mencoba ramuan tradisional di atas untuk mengatasinya.
Add to Cart More Info

Minggu, 06 Oktober 2013

Ramuan Tradisional Obat Nyeri Haid (Dismenorrhea)

Menstruasi
Nyeri haid atau dalam bahasa medis dikenal dengan istilah dismenorrhea adalah rasa nyeri yang muncul sewaktu menjelang haid atau pada saat menstruasi. Gejalanya ditandai dengan rasa sakit, mulas pada perut bagian bawah sampai ke pinggang dan paha. Hal ini terjadi akibat adanya kontraksi pada rahim.

Nyeri haid memang merupakan salah satu masalah yang diderita para wanita, kondisi lainnya adalah keputihan. Namun untuk mengatasi keputihan, Anda bisa membaca artikel mengenai obat keputihan tradisional.

Jika Anda mengalaminya, tidak perlu khawatir karena sekarang ini sudah banyak dijual obat-obatan untuk mengatasi nyeri haid. Namun jika Anda menginginkan cara alami untuk mengobati nyeri haid, berikut ini bahan dan cara pembuatannya.

Obat Nyeri Haid Tradisional


Berikut ini bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi rasa sakit saat menstruasi:

Daun mint

Cara mengatasi nyeri dengan daun mint ini mudah, tidak perlu dikunyah. Cukup dengan diseduh bebarengan dengan teh, kemudian diminum 1-2 cangkir setiap hari. Rasa nyaman akan mulai timbul di perut, dan nyerinya akan sedikit berkurang.

Jahe

Iris 5 cm jahe tipis-tipis kemudian remukkan. Rebus di dalam panci yang diisi 3 gelas air, sisakan hingga 1 gelas saja. Tambahkan sedikit gula, minum tiga kali sehari (1 gelas untuk sehari, dibagi 3.)

Daun Kemangi

Kemangi juga pain killer yang efektif karena kandungan caffeic acid di dalamnya. Kemangi dapat meringankan nyeri haid. Namun, ia juga dapat menurunkan tekanan darah, sehingga lebih baik tidak dikonsumsi terlalu banyak. Cara mengonsumsinya, cukup campurkan pada masakan atau sambal sebagai lalap.

Kayu manis

Kayu manis adalah bahan anti peradangan dan membantu meredakan nyeri haid. Cukup diseduh bersama teh, atau dicampurkan pada bahan kue atau masakan.

Kunyit

Kunyit juga mengandung bahan anti peradangan sehingga dapat membantu meredakan nyeri haid. Saat ini sih lebih mudah karena sudah ada kunyit kemasan di dalam botol yang siap minum kapan saja.

Tetapi jika Anda malas membelinya, Anda bisa kok membuatnya sendiri. Caranya, ambil kunyit secukupnya kemudian diparut dan peras airnya. Tambahkan sedikit madu pada air perasan kunyit tersebut dan langsung diminum.

Ramuan Tradisional Obat Nyeri Haid


Selain beberapa bahan alami diatas, masih ada lagi beberapa ramuan tradisional yang efektif untuk mengatasi rasa nyeri saat menstruasi.

Asam Jawa dan Temulawak

Bahan: Asam jawa yang sudah matang sebesar telur merpati, ½ jari temulawak, gula jawa secukupnya dan air satu gelas.
Cara pengobatan: Temulawak diiris tipis, kemudian direbus dengan bahan lainnya dalam 1 gelas air hingga tersisa ½ gelas. Setelah itu, saring dan minum airnya sekaligus selagi masih hangat. Lakukan pengobatan ini dengan dosis yang sama selama satu minggu.

Bunga Matahari

Bahan: Bagian dasar bunga matahari sebanyak 30 gram, 1 sendok makan gula jawa dan 2 gelas air.
Cara pengobatan: Rebus bagian dasar bunga matahari dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Kemudian tambahkan 1 sendok makan gula jawa. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum sekaligus satu kali sehari.

Rupanya cukup sekian pembahasan mengenai ramuan tradisional obat nyeri haid kali ini. Kalau ada waktu akan saya sambung lagi, karena masih banyak ramuan dan bahan alami yang bisa digunakan.
Add to Cart More Info